CNN Berita ( Jakarta ) - Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini menyarankan agar semua pihak menjaga situasi tetap kondusif.
Khususnya menjelang aksi unjuk rasa yang akan berlangsung pada 2 Desember mendatang.
Khususnya menjelang aksi unjuk rasa yang akan berlangsung pada 2 Desember mendatang.
Jazuli mengingatkan para peserta aksi unjuk rasa nantinya dapat mewaspadai adanya provokator yang dapat memperkeruh suasana.
Hal ini sebagai bentuk keyakinan kepada publik bahwa aksi tersebut adalah bagian dari unjuk rasa, bukan upaya makar.
"Kita semua berkepentingan untuk menjaga situasi yang aman dan kondusif karena itu jangan ada upaya adu domba dan memperkeruh suasana," kata Jazuli melalui pesan singkat, Jumat (25/11/2016).
Menurutnya keamanan dan NKRI harus tetap diutamakan.
Untuk itu, kepada pihak-pihak yang berencana melakukan aksi dan demonstrasi, Jazuli berpesan agar fokus pada penyampaian aspirasi.
Ia pun mengingatkan agar aksi dilakukan dengan cara-cara tertib dan damai.
Jazuli pun mengingatkan agar peserta aksi waspada terhadap pihak-pihak yang membelokkan pada tujuan-tujuan lain apalagi makar.
"Demonstrasi dalam negara demokrasi itu sah dan dilindungi konstitusi," katanya.
Jazuli mengingatkan agar peserta aksi hati-hati terhadap penyusup yang punya agenda mengacaukan tujuan aksi dan memperkeruh suasana.
Demonstrasi sama sekali tidak dimaksudkan untuk makar, yaitu impeachmentterhadap presiden dan tidak untuk membuat huru hara.
Demonstrasi sama sekali tidak dimaksudkan untuk makar, yaitu impeachmentterhadap presiden dan tidak untuk membuat huru hara.
Aksi harus tetap fokus terhadap penyampain pendapat di muka umum secara damai, sesuai tujuan awal yakni penegakan supremasi hukum terhadap tersangka penistaan agama.
"Jangan mau ditunggangi kepentingan pihak manapun," kata Jazuli.
Jazuli juga berharap siapapun yang ikut unjuk rasa wajib menjaga keamanan dan ketertiban serta kebersihan lingkungan.
"Saya kira jika itu dilaksanakan tidak ada yang perlu dikhawatirkan dari aksi demonstrasi," kata Jazuli.
