Total Tayangan Halaman

BREAKING NEWS :
Loading...
Breaking News
Loading...

Videos

Diperiksa Polisi, Buni Yani Menyiapkan Saksi Ahli untuk Pembelaan

CNN Berita ( Jakarta) - Buni Yani mengaku siap meladeni pertanyaan penyidik dalam pemeriksaan dirinya sebagai terlapor kasus UU ITE. Buni Yani bahkan menyiapkan saksi ahli untuk memberikan 'pembelaan'.


Diperiksa Polisi, Buni Yani Siapkan Saksi Ahli untuk Pembelaan


"Ada dari saksi ahli pidana, ahli IT dan ahli bahasa kita siapkan," ujar Buni Yani kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/11/2016).

Buni tiba di Mapolda Metro Jaya sekitar pukul 10.30 WIB. Dosen London School of Public Relations (LSPR) itu didampingi oleh pengacaranya, Aldwin Rahadian.

Aldwin mengatakan, timnya sudah memiliki persiapan untuk menjawab pertanyaan penyidik dalam pemeriksaan kliennya sebagai terlapor.


"Tentunya persiapan khusus banyak, kita siapkan bukti-bukti yang menyangkut bahwa pak Buni ini tidak layak untuk dinaikkan baik itu terangka, terus prosesnya juga tidak layak untuk berlanjutkan di proses hukum," papar Aldwin.


Bukti-bukti tersebut, di antaranya screen shoot postingan sejumlah akun media sosial yang menunjukkan bukan Buni yang pertama kali mengunggah video Basuki T Purnama (Ahok) tersebut.


"Pak Buni Yani bukan yang pertama kali mengupload. Di akun-akun lain sebelum Pak Buni dengan durasi yang 30 detik itu kita akan sampaikan ke penyidik," lanjut Aldwin.

Buni Yani dilaporkan Kotak Adja pada 7 Oktober ke Mapolda Metro Jaya. Ketua Kotak Adja Muanas Alaidid mengatakan, suntingan video Ahok yang dipotong dalam akun facebook Buni Yani telah menimbulkan polemik di masyarakat yang kemudian menjustifikasi Ahok telah melakukan penistaan agama.

Akun facebook Buni Yani menurut pelapor telah memotong durasi video Ahok menjadi 31 detik dari total durasi utuh selama 1 jam 48 menit.


Soal dugaan penyuntingan video Ahok di Kepulauan Seribu, Buni Yani sudah beberapa kali menegaskan bukan dirinya yang pertama mengunggah video pidato Ahok ke medsos. "Saya sama sekali tidak mengubah apa-apa di dalam video tersebut," tegasnya




Sumber : http://detik.com
 
Toggle Footer