Total Tayangan Halaman

BREAKING NEWS :
Loading...
Breaking News
Loading...

Videos

Meskipun Sakit, Ustadz Bachtiar Nasir Semangat Orasi Didepan Ribuan Umat Islam Soloraya


CNN Berita ( Solo ) - Ribuan Umat Islam Soloraya tumpah kejalan Adi Sumarmo, saat mengikuti kajian Akbar bersama Ustadz Bachtiar Nasir di Masjid Mujahidin Banyuanyar, Banjarsari, Solo, Jumat (25/11/2016).
Meski dalam kondisi sakit, Ustadz Bachtiar tetap berorasi dalam tausiyahnya dihadapan jamaah yang hadir. Sesekali dia mengusap mulut dan hidungnya karena flu dan batuk. Dia juga mengatakan sebenarnya tidak boleh ke Solo karena hari ini berkas Pelimpahan tersangka Ahok dikirim kekejaksaan, dirinya harus menekan Kejaksaan.
“Ini yang kami maksud dengan amar maruf nahi munkar dengan menekan, agar hukum dan supremasi hukum ditegakkan di Indonesia” katanya.
Ustadz Bachtiar bertanya pada jamaah untuk dijawab terkait adanya kasus Ahok. Jamaah pun menjawab dengan semangat pertanyaan dia hingga suasana jadi riuh dengan pekikan takbir bersama-sama.
“Saya katakan menekan, saya mau bertanya kepada anda. Kira-kira kalau tidak ada demo 14 Oktober, Ahok diproses ndak? Seandainya tidak ada demo tanggal 4 November, Ahok jadi Tersangka atau tidak?” tanya ustadz Bachtiar. “tidak” jawab jamaah kompak.
“Kok anda begitu yakin?” imbuhnya. “Yakin” lagi-lagi dijawab jamaah dengan semangat.
Ustadz Bachtiar melanjutkan bahwa hukum di Indonesia terlihat tidak adil. Menurut dia ada sumbatan hukum yang membuat hukum Indonesia lumpuh.
“Saya tanya sama anda, kalau kami diam, mendengarkan nasehat tokoh atau orang-orang yang berkata, ustadz sudahlah kan dia sudah jadi tersangka. Indonesia ini kan negara hukum, ikuti saja proses hukumnya. Apakah anda percaya?” katanya. “Tidak” jawab jamaah kompak.
“Atau begini, sudah nanti disiarkan seperti kasus Jesica, gitukan. Apa anda percaya persidangan itu jujur dan adil?” tanya ustadz Bachtiar kembali. Lagi-lagi dijawab jamaah “Tidak”. “Wah kacau ini” imbuhnya.
Ustadz Bachtiar melanjutkan pertanyaannya. “Jadi menurut anda, 2 Desember nanti cukup melihat TV saja atau harus ke Jakarta?” ucapnya.  “Ke Jakarta. Allah akbar..” teriak jamaah bersama-sama.
Sampai sekarang ustadz Bachtiar terus melakukan koordinasi dengan Kepolisian. Dia berharap Kapolri bisa komitmen dengan hasil koordinasi termasuk tekanan terhadap Perusahaan Otobus.
“Mudah-mudahan Kapolri bisa berkoordinasi sesuai pertemuan kita semalam, dan seluruh pihak organda tidak ditekan lagi. Seandainya tidak disewakan mau pake apa ke Jakarta?” tanyanya sambil tersenyum.
Mendekati waktu Sholat Azhar, orasi dan tausiyah ustadz Bachtiar diakhiri. Sebelumnya ditutup dengan doa yang disampaikan oleh ustadz Muinudinillah Basri MA, Ketua dewan Syariah Kota Surakarta (DSKS).
Turut hadir dalam acara tersebut Prof.DR.Dr.Zaenal Arifin Adnan, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Solo, dan Ustadz Farid Okbah, meski datang terlambat.
 
Toggle Footer