CNN Berita ( Sukoharjo ) - Takmir masjid Mujahidin, Cemani, Grogol , Sokuharjo, menggelar Kajian Shubuh bersama Pakar dan Peneliti aliran sesat Syiah, Ustadz Farid Ahmad Okbah.Lc.MA, Sabtu (26/11/2016).
Ustadz Farid menjelaskan isu yang semakin memanas terkait perkembangan kondisi masyarakat Indonesia saat ini. Yakni “kandungan Surat Al Maidah 51” yang telah dilecehkan Ahok saat di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu.
“Pelecehan Al Maidah 51 oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok itu, sehingga menimbulkan reaksi keras umat Islam hingga menuntut Ahok turun. Ahok harus diproses hukum dan sekarang sedang bekerja, itu tuntutan minimal. Kalau tuntutan dalam Islam lebih dari itu” katanya.
Pengalaman sejarah Islam yang dialami sahabat Rasulullah, ketika menemui adanya pelecehan Islam, menurut ustadz Farid, hukum yang ditegakkan adalah hukuman mati. Dia menerangkan tafsir Al Maidah 51, untuk menafsirkan ayat perlu melihat ayat sebelum dan sesudahnya.
“Apa sih yang terjadi pada Al Maidah 51, kok begitu tersinggung umat Islam. Kemarin sudah dijelaskan ustadz Bachtiar Nasir ayat sesudahnya, tentang orang yang berpihak pada Yahudi dan Nasrani yang disebut Munafiq. Saya hanya menambahi saja pada ayat sebelumnya” ujarnya.
Untuk mengetahui permasalahan Al Maidah 51, ustadz Farid menerangkan ayat 50 sebagai pijakan mengamalkan ayat berikutnya agar tidak terjerumus dalam pendukung kekafiran.
“Apakah hukum jahiliyah yang mereka inginkan, siapa yang lebih baik hukumnya daripada hukum Allah. Jadi ini yang penting diterangkan pada umat Islam, kalau faham dengan ayat 50 maka dia akan berpegang pada ayat 51. Dan tidak bisa dimaknai seperti pendukungnya Ahok, sehingga menjadi pendukung kekafiran” tuturnya.
Selain itu, Ustadz Farid menjelaskan hukum jahiliyah yang berciri banyaknya kebodohan dan kedholiman terhadap Islam. Layaknya Indonesia yang mendholimi syariat Islam, ulama, ustdaz dan puncaknya pelecehan Al Quran.
“Ketentuan Al Quran ini harus kita terima seutuhnya, tidak boleh sebagian-sebagian. Atau kita mengambil sumber lain yang bertentangan dengan Al Quran, inilah yang disebut jahiliyah. Jahiliyah itu indikasinya kebodohan dan kedholiman” ucapnya.
Ustadz Farid menilai dibelakang Ahok ada aktor yang mendanai dan mendukungnya. Penistaan Al Maidah 51 telah membuka mata umat Islam sebagai pelajaran bahwa ada musuh umat Islam yang sedang menyerang.
“Kita yakin dibelakangnya ada Asing dan Aseng, ini yang perlu kita sadari, umat Islam punya musuh namanya Asing dan Aseng. Al Maidah 51, salah satu bentuk penyadaran dari Allah subhanahu wata’ala kepada kita umat Islam, janga kalian merasa tenang hanya sebatas sholat dan ibadah tetapi tidak menghadang kekuatan lawan dan musuh itu” katanya
